Langsung ke konten utama

Puisi Muhammad Alfariezie


Bersamamu

Seperti metafor yang membuat puisi senantiasa bagaikan dewa, kekasihku
Ketika kau tulis rindu di dasar perasaanku
            Burung-burung merdu bersahutan,
             Dedaun berayun, dan embun
             Merah kekuning-kuningan bagai nurani bayi berselimut mega, juitaku
Jika kuhitung, maka
Temanku lebih dari lima ribu enam ratus tujuh puluh sembilan, tapi
Jika di antara mereka, sungguh aku
Tidak seramai dan sebahagia ketika berdua denganmu

2020

Komentar